Catatanku 3 [Pesta Kerang]

Posted: July 28, 2010 in Catatanku
Tags: , ,

Begitu cepat rasanya, tidak terasa bahwa ini bakalan menjadi hari terkahir aku berada dirumah kecil berwarna coklat kemerahan ini sebelum menempati rumah baru yang berwarna cream. sedikit sedih rasanya aku meninggalkan rumah tempat kelahiran ku. ya, aku lahir dirumah ini bukan di rumah sakit. aku pernah mendengar cerita dari ibu bahwa aku lahir di rumah ini hanya di bantu dengan seorang bidan, Nek Sum panggilannya. Nek Sum juga pernah menjadi pengasuh ku waktu kecil, saat ibu masih menjadi wanita karir biasanya aku dititipkan di rumah Nek Sum jika ibuku pergi kerja. beliau sudah dianggap menjadi salah satu bagian keluarga bagiku. Tapi sekarang beliau sudah tiada. beliau tidak sempat menghadiri perpisahan kepindahan keluarga ku malam ini.

kulihat orang-orang mondar mandir didepan kamar ku, melintasi ruang tamu dan dapur, beberapa membawa sebuah kuali besar berisi kerang rebus dan membawa nya kedepan rumah yang sudah berdiri tenda biru sejak pagi tadi. dan yang lain ada yang membawa gelas minuman, teko air yang berukuran besar. dan sekilas kulihat ibu membawa 2 priring berisi saus berwarna hitam di tangan kiri dan kanan nya, saus yang digunakan untuk psangan kerang. Ya, sedang ada pesta kerang di depan rumah ku. tradisi ini sudah menjadi turun menurun di komplek perumahan ku. jika ada yang akan pindah rumah karena naik pangkat, biasanya yang bersangkutan mengadakan pesta makan-makan, selametan istilah lainnnya. walaupun tradisi selametan ini tidak harus pesta kerang, pesta durian juga bisa atau sekedar makan-makan biasa. tapi kali ini ayah ku lebih memilih pesta kerang , karena sensasi ketika membuka kerang dan mencoleknya ke dalam saus terlihat begitu seru bagi para tetangga yang bakalan aku tinggal kan dan memberikan kenangan tersendiri bagi mereka dibandingkan dengan pesta makan-makan biasa.

—————————————————————————————-
ini malam terakhir aku berada dirumah, isi rumah ku sudah mulai kosong melompong, beberapa barang-barang dirumah ini sudah diangkut kerumah yang baru sejak tiga hari yang lalu. sedikit demi sedikit dicicil oleh ayah ku. tapi walaupun kosong masih terihat ramai karena pesta kerang yang masih berlangsung di depan rumah.

——————————————————————–
malam pun semakin larut, para tentangga yang menghadiri pesta kerang dirumahku satu persatu kembali kerumah mereka. bebrapa masih ada yang tinggal dirumahku membantu membersihkan sisa-sisa kulit kerang yang berserakan. dari ujung rumah ku terlihat sebuah truk yang berisi sisa-sisa barang rumah ku, panci-panci dan kuali bekas pesta juga dimasukkan kedalam truk setelah dibersihkan. jadi besok pagi, aku dan keluarga bisa langsung berangkat meninggalkan rumah ini.

sedikit melelahkan bagiku mengikuti tradisi ini, mengadakan pesta perpisahan rumah lama saat malam terkahir menempati rumah lama. energi yang dihabiskan saat pesta harus disisakan buat kepindahan besok harinya. aku sudah bisa membayangkan ketika esok hari aku berangkat dan sampai dirumah baru juga masih direpotkan menyusun barang-barang sisa yang belum diangkut malam ini. belum lagi harus mempersiapkan pesta berikutnya, pesta sambutan rumah baru dengan tetangga-tetangga yang baru. hufh, benar-benar minggu yang melelahkan.

============================================================
to be continued

Ketika Ical bertemu dengan seorang anak gadis belia di pesta rumah barunya… siapa dia ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s